FireStats error : Database error: Error establishing mySQL database connection:php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/students/public_html/wp-content/plugins/firestats/lib/ezsql/mysql/ez_sql_mysql.php on line 98

MySQL Version:
SQL Query:
INSERT DELAYED INTO `plugin_firestats_pending_data` ( `timestamp`, `site_id` , `user_id`, `url` , `referrer` , `useragent` , `ip` ) VALUES ( NOW(), 86, NULL , '', '', '', '' )

Search Results for ‘aplikasi multimedia’

Representasi data video : Worksheet Multimedia 5

  1. Berikan beberapa contoh format penyimpanan video dengan karakteristiknya!

Þ      AVI: Biasanya digunakan untuk format DVD, Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti CyberLink PowerDVD, Windows Media Player, dan yang lainnya.

Þ      FLV (File Flash Video): Dapat dibuka dengan aplikasi video flash seperti Total Video Player, FLV Player atau yang lainnya.

Þ      MOV : Ukuran Frame 320×24, Warna  : Million, Frequensi Sound 22Khz, Size Per menit 15250Kb

Þ     MPEG: merupakan salah satu dari format standar MPEG yang digunakan dalam pengompresan suara dan gambar dalam video CD. MPEG-1 mendukung format audio yang biasa kita ketahui dengan ekstensi mp1, mp2 dan mp3. MPEG-2 penggunaannya ditujukan pada transmisi-transmisi TV dan aplikasi-aplikasi lainnya yang memiliki kemampuan sampai 6 Mbps. MPEG-4 lebih mengacu pada bahasa komunikasi umum untuk mendeskripsikan peralatan-peralatan (tool), algoritma-algoritma, dan profil-profil yang dibutuhkan untuk penyandian obyek-obyek, ketimbang masalah penstandarisasian sebuah algoritma penyandian.

Þ      Mpeg untuk SVCD : Ukuran Frame 480×576, Warna  : Million , Frequensi Sound 44Khz, , Size Per menit 15MB

  1. Berikan penjelasan tentang standar video secara international yang terdiri dari jumlah garis horisontal dalam gambar video, jumlah frame rate per detik, dan bandwidth yang digunakan!

Media video adalah media motion picturemotion picture” yang disertai dengan audio. Karena merupakan gambar yang bergerak maka media video terdiri dari banyak sekali frame yang berbeda yang merupakan satu kesatuan dari video itu sendiri. Dalam film dengan durasi 30 menit terdapat ribuan frame karena dalam satu detik secara normal terdapat 30 frame gambar. Bila dihitung maka 30 frame X 1800 detik = 54000 frame. Satuan pengukuran yang digunakan adalah Hour : minutes : second : frame, yang merupakan durasi dari sebuah film ketika dimainkan. Satuan ini adalah satuan standar dari SMPTE atau Society of Motion Picture and Television Engineers.

Ada dua standar sinyal “standar sinyal” komposit yang digunakan, yaitu PAL (Phase Alternating Lite) dan NTSC (National Television Standart Commite). PAL digunakan oleh siaran televisi pada kawasan Eropa dan sebagian negara di Asia (termasuk Indonesia). Sedangkan NTSC digunakan oleh Amerika Serikat dan Jepang. Standar frame pada PAL adalah 25 fps (frame persecond), dan NTSC adalah 29,97 fps. Karena itu pesawat televisi yang di rumah apabila diseting ke PAL maka akan berkedip sebanyak 25 kali dalam satu detik.

  1. Sebuah video memiliki durasi (T) 1 jam (3600 detik), ukuran frame 640×480 (WxH) pada kedalaman warna (CD)  24bit dan  frame rate  25fps. Hitung properti video tersebut:
  • •Pixels per frame = 307.200
  • •Bits per frame    = 7.372.800    Mbit
  • •Bit rate (BR)       = 184.320.000  Mbits/sec
  • •Video size (VS)   =  663.552.000.000   Gbytes
  1. Jelaskan cara trasmisi video (pada siaran TV)?

ð  Cara memancarkan (mentransmisikan) sinyal gambar yang amplitudonya termodulasi mirip dengan system penyiaran radio yang telah dikenal. Dalam kedua kasus, amplitude sebuah gelombang pembawa frekuensi radi (RF) dibuat bervariasi terhadap tegangan pemodulasi. Modulasinya adalah sinyal bidang frekuensi dasar (base band). Pada televisi, sinyal baseband ini merupakan sinya video komposit. Penyiaran televise benar-benar seperti suatu system radio, tetapi mencakup gambar dan suara. Sinyal suara yang tergabung di dalamnya dipancarkan oleh modulasi frekuen (FM) pada suatu gelombang pembawa terpisah dalam saluran pemancaran yang sama seperti sinyal gambar.

Pengertian sinyal gambar digunakan disini untuk mengartikan gelombang pembawa yang termodulasi. Sinyal video adalah sinyal untuk sebuah tabung gambar. Sinyal video untuk televisi bersesuaian dengan sinyal audio untuk system suara.

  1. Apa yang anda ketahui tentang:
  1. Kuantisasi : Proses mendekatkan sekumpulan harga kontinyu oleh sekumpulan symbol diskrit.
  2. Sampling rate: Tingkat kecepatan di mana sampel amplitudo waveform tertentu diambil.
    1. Aspek rasio : menjelaskan tentang ratio atau perbandingan antara lebar dengan tinggi dari sebuah Pixel dalam sebuah gambar.
    2. Luminan: Ukuran jumlah cahaya yang dipancarkan sumber tertentu, seperti layar tampilan komputer.

Add comment January 7th, 2011

Representasi data audio : Worksheet Multimedia

Tugas Mulitmedia Worksheet 4 Pengampu Bu Ami Fauziah :

Berikan beberapa contoh format file audio dengan karakteristiknya!

A. Format CD

Ekstensi : .cda

File dengan ekstensi .cda merupakan representasi dari track CD-audio. File dengan format .cda dapat langsung dijalankan melalui CD-ROM, sementara filenya sendiri tidak mempunyai informasi kode modulasi apapun sehingga jika dikopi ke dalam harddisk, file tersebut menjadi tidak dapat di-play. Pada November 1984, dua tahun setelah CD diproduksi secara missal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Agar dapat mengambil/mengkopi file audio dari CD-Audio, dibutuhkan software khusus atau ripping untuk mengubah dari format .cda menjadi format lain yang dapat disimpan di computer.

B. Format Advanced Audio Coding (AAC)

Ekstensi : .m4a, .m4b, .m4p, .m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac

AAC merupakan format audio menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang).

Cara kerja AAC :

  • Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang
  • Menghilangkan bagian-bagian sinyal yang redundan
  • Dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal
  • Adanya penambahan Internal Error Connection
  • Kemudian sinyal disimpan atau dipancarkan

C. Format Waveform Audio (WAV)

Ekstensi : .wav atau .wv

WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Tidak seperti AAV, file WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet.

D. Format Audio Interchange File Format (AIFF)

Ekstensi : .aiff, .aif, .aifc

File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse-modulation (PCM), namun juga ada varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.

E. Format MPEG Audio Layer 3 (MP3)

Ekstensi : .mp3

Pada awalnya, format MP3 ini dikembangkan oleh seorang Jerman bernama Karlheinz Brandenburg, memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia – sehingga adapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.

Beberapa batasan dari file MP3 ini adalah :

  • Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi).
  • Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise.
  • Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding.
  • Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz.
  • Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame.
  • Delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). Tetapi, beberapa encoder seperti LAME, dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 player untuk mengatasi hal ini.

F. Format MIDI


Ekstensi : .mid
Merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat music elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi.
Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.
Interface MIDI terdiri dari 2 komponen yaitu :

  • Perangkat keras, merupakan hardware yang terhubung dengan peralatan (keyboar/computer)
  • Data format yang mengandung pengkodean informasi (spesifikasi instrument, awal/akhir nada, frekuensi dan volume suara).

G. Format Monkey’s Audio

Ekstensi : .ape, .apl

Merupakan format file audio dengan kompresi lossless sehingga tidak mengurangi kualitas suara. Umumnya, sebuah file audio dengan format Monkey’s Audio mempunyai ukuran lebih besar 3-5 kali dibandingkan dengan format MP3 (pada bitrate 192 Kb/s). Secara resmi, Monkey Audio hanya mendukung platform Windows, seperti yang ditulis di website resminya. Pada masa-masa mendatang, Monkey Audio akan mendukung untuk platform Linux dan Mac OS. Player yang dapat digunakan untuk menjalankan file format ini adalah Monkey’s Audio.

  1. Jelaskan, apa saja yang mempengaruhi kualitas suara!.
  • Kualitas sound card. Kebanyakan PC memiliki sound card on board (dari pabriknya sudah ada/tertanam pada motherboardnya) dan sound card jenis ini memiliki kemampuan standar saja. Untuk meningkatkan kualitas sound sebaiknya ditambahkan sound card yang bagus.
  • Kualitas microphone. Alat yang terhubung ke PC melalui sound card ini berfungsi merubah input suara ke sinyal digital yang diolah di komputer. Sehingga dapat dimaklumi bahwa kualitas alat ini akan mempengaruhi hasil rekaman.
  • Kualitas speaker/headset. Ada kemungkinan bahwa microphone telah bekerja dengan baik, demikian pula dengan sound card. Tetapi sinyal digital suara yang dikirim oleh sound card ke speaker tidak dapat diterjemahkan dengan baik oleh speaker/headset yang rusak atau berkualitas buruk, sehingga suara yang terdengar pun menjadi buruk.
  • Kualitas Frekuensi dan amplitude suara

Jelaskan prinsip yang digunakan pada proses mixing audio!

Proses Audio Mixing  adalah proses pengolahan sinyal audio secara internal dan digital yang dilakukan untuk membuat sinyal keluaran menjadi padu dan indah, seperti memadukan beberapa rekaman suara seperti gitar, bass, drum, synth bank, dll.

Mixing pada umumnya dilakukan setelah proses rekaman berlangsung, hasil akhir yang diinginkan adalah keluaran suara yang “pro”.

A. MONITORING LEVEL

Sebisa mungkin mixing dengan menggunakan headphone yang baik, jika  menggunakan merek sennheiser PX100 yang kualitasnya sangat baik dalam keseimbangan dan respon frekuensi yang lebar serta rata (flat), walau aplikasinya untuk mobile devices tapi baik juga digunakan mixing monitoring level artinya level volume pada saat kita mixing.

Kalau kita mixing dengan volume yang terlalu pelan, maka kemungkinan besar hasil mixing anda akan kebanyakan bass. Ada hubungan nya dengan teori kurva fletcher / munson yang singkatnya mengatakan bahwa telinga manusia pada saat volume rendah tak seberapa sensitif pada low & high frequency. disini terlihat bahwa telinga manusia memiliki kelemahan. menurut kurva diatas, jika kita mencari frekuensi rendah, misalnya 30 Hz, kita tidak akan menemukannya pada level volume (sound pressure level) rendah. kita hanya akan mendengar frekuensi tersebut jika kita memperbesar level volume sampai diatas 60dB. tetapi sangat tidak disarankan untuk menaikkan level volume sampai diatas 100dB karena akan merusak telinga anda. kira2 70-85dB
lah, cara mengukurnya juga dengan SPL meter yang ditempatkan di output speaker. kalau mau patokan mudahnya, kita masih bisa mendengar teman kita berbicara dalam radius 1 meter.

B. EXCITER

Alat ini berguna untuk meng-create frekuensi tinggi, bedakan dengan equalizer. equalizer bekerja dengan prinsip mem-boost frekuensi yang kita inginkan. dengan exciter kita akan mendapatkan sound yang tidak mendem dengan citarasa sempurna

C. KOMPRESOR

Ini alat yang paling penting dalam dunia recording! berarti mengkompres sinyal audio agar rata dan halus, “level different” lebih kecil, juga agar level volume tidak “beradu” keras dengan instrumen
lain misal gitar dengan vokal “berhimpit”. tetapi jangan terlalu banyak menggunakan kompresor sehingga suara akan terdengar berada dalam “tekanan”.

D. EQUALIZER
Suatu proses rekaman yang sempurna akan memudahkan pekerjaan selanjutnya yaitu mixing. penggunaan equalizer BISA dinihilkan jika grafik respon frekuensi tergolong sempurna (sesuai dengan yang kita inginkan) namun hal ini jarang terjadi. biasanya kita masih tetap membutuhkan EQ untuk mem-boost frekuensi yang kita rasa kurang. tapi ada satu hal penting yang harus kita perhatikan disini, jangan pernah mem-boost EQ lebih dari 6dB. keaslian suara akan hilang dan biasanya tidak akan imbang dan tidak enak didengar.

E. SOFTWARE/VTS PLUG IN
Seperti reverb untuk mempercantik suara, gunakan pada kadar yang tipis pada umumnya. surround dan imager untuk penataan lebar sempitnya suara dan letak virtual sumber suara

Apa pengaruh perubahan frekuensi terhadap audio? Dan bagaimana pula pengaruh perubahan amplitudo terhadap audio?

A.   Frekuensi

Perubahan frekuensi mempengaruhi tinggi rendahnya nada.

Example : Frekuensi Pada nada Musi

Nada dasar dari musik terdiri dari nada C D E F G A B C’. Nada C yang biasa kita kenal disebut juga Middle C.

Berikut ini adalah frekuensi dari nada-nada tersebut:

  • C 261.63 Hz
  • D 293.66 Hz
  • E 329.63 Hz
  • F 349.23 Hz
  • G 392 Hz
  • A 440 Hz
  • B 493.88 Hz
  • C’ 523.25 Hz

Rumus untuk mencari frekuensi nada-nada ini adalah

frekuensi = 440 x (2n/12) Hz

nilai n = -21, -19, … 27

dari rumus ini kita mengetahui bahwa yang menjadi patokan adalah nada Adengan frekuensi 440 Hz

So , semakin tinggi frenkuensi semakin tinggi juga nada/audio tersebut

B.    Amplitudo

Begitu juga dengan amplitudo , Perubahan Amplitudo mempengaruhi besar / kecil sinyal audio.

makin tinggi amplitudo makin kuat bunyinya dan sebaliknya

Example :

Bunyi kereta lebih nyaring daripada bunyi bisikan, sebab bunyi kereta menghasilkan getaran lebih besar di udara. Kenyaringan bunyi juga bergantung pada jarak kita ke sumber bunyi.

Kenyaringan diukur dalam satuan desibel (dB). Bunyi pesawat jet yang lepas

Apa yang anda ketahui tentang:

  • Fade-out, fade-in :

memudarkan suara (menjadikan suara perlahan2 menghilang atau sebaliknya)

  • Channel audio :

salah satu chanel/kanal/saluran dalam produksi audio  biasanya dalam industri musik hari ini suatu musik terdiri dari banyak chanel audio yg terpisah2 (istilahnya multitrack audio) contohnya ada chanel buat gitar, buat drum, buat vocal, dll

  • Bit rate :

Unit paling dasar yang digunakan ddalam sistem digital dari
tingkat suara

  • Noise reduction :

Penurunan / pengurangan suara2 yang tidak dinginkan.

12 comments November 28th, 2010

Review dan Tutorial Aplikasi Music Rhythmbox Ubuntu 10.10

Pada posting yang lalu kita sudah membahas mengenai konfigurasi apa saja yang di lakukan setelah kita menginstall OS ubuntu 10.10, kembali ke review dan tutorial lagi untuk posting kali ini, yaitu mengenai Fitur  / Aplikasi Rhythmbox yang di sediakan oleh Ubuntu ini.  Lansung saja ke topik permasalahan.

Apa itu Rhythmbox ??

Rhythmbox
Rhythmbox merupakan default dari music player di Ubuntu. Fitur-fiturnya antara lain:
  • Mudah digunakan sebagai browser musik.
  • Dapat menyortir dan mencari lagu-lagu.
  • Mendukung format audio komprehensif melalui GStreamer.
  • Dapat digunakan sebagai Internet Radio dengan dukungan last.fm stream.
  • Playlist.
  • Tampilan audio visualisasi.
  • Transfer musik ke dan dari iPod, MTP, dan USB Mass Storage.
  • Dapat menampilkan album lagu dan informasi unduhan lagu dari internet.
  • Secara otomatis mengunduh podcast audio.
  • Menjelajah, pratinjau, dan mengunduh album dari Magnatune dan Jamendo.

Gunakan USC untuk menambahkan codec multimedia Rhythmbox

Agar Rhythmbox dapat berjalan dengan baik di Ubuntu, pastikan codec-codec multimedia yang dibutuhkan sudah terinstall (baca tutorialnya di sini dan disini atau gunakan Ubuntu Software Center untuk menginstall codec GStreamer).

Tutorial Memberikan Lirik Lagu Di Rhythmbox

Edit – Plugins – Song Lyrics – Configure

Agar Rhythmbox dapat memberikan lirik lagu yang sedang kita putar, pertama kita aktifkan dulu plugins-nya melalui Edit – Plugins dan centang opsi Song Lyrics. kemudian lakukan konfigurasi Song Lyrics (klik configure). Aturlah Search Engines Lyrics yang kita sukai dan tempatkan folder Lyrics di /home/nama_user/.lyrics atau di folder yang ada suka.

Menambahkan Lirik Lagu Secara Manual di Rhythmbox

Klik kanan pada lagu untuk mengedit

Bila Rhythmbox gagal mendapatkan lirik lagu via Search Engine Internet, kita dapat menambahkan lirik lagu tersebut secara manual. Caranya klik kanan lagu dan pilih “Properties” lalu pilih tab “Lyrics” dan klik “Edit” untuk menambahkan lirik lagu lalu “Save”. Lirik lagu akan di simpan di direktori /home/nama_user/.lyrics.

Klik edit lalu tambahkan liriknya, kemudian save

Kita juga dapat mengedit lirik yang terdapat di direktori tersebut melalui Text Editor semacam Gedit, Bluefish dan lain-lain.

Tutorial Mengaktifkan Jamendo dan Magnatune Store Di Rhythmbox

Jamendo adalah situs musik gratis di mana kita lagu-lagunya berlisensi Creative Commons  atau Free Art License, kita diperbolehkan untuk mendownload dan juga melakukan streaming Jamendo.

Magnatune Store merupakan American independent record label yang berpusat di Berkeley, California Amerika Serikat. Magnatune Store hanya melayani penjualan musik melalui website. Semboyan mereka adalah “we are not evil” dan sesuai dengan semboyan mereka, Magnatune Store “tidaklah jahat” karena mengijinkan kita untuk melakukan streaming lagu tanpa harus membayarnya. Dengan kata lain Magnatune Store merupakan pioner dalam “perdagangan musik yang adil”, konsumen diperbolehkan mendengar lagunya terlebih dahulu (melalui streaming secara full dan gratis).

Untuk mengaktifkan Jamendo dan Magnatune Store, pastikan plugin-nya sudah terinstall (Edit – Plugins dan beri tanda centang pada opsi Jamendo serta Magnatune Store).

Tutorial Menjalankan Podcast di Rhythmbox

Podsiar (bahasa Inggris: podcast) atau siaran web tan-alir (non-streaming webcast) adalah serangkaian berkas media dizital (baik audio maupun video) yang diterbitkan sewaktu-waktu dan sering diunduh melalui penyalur-sedia web (web syndication). Kata ‘podcast’ menelantarkan istilah ‘webcast’ dalam bahasa sehari-hari, karena meningkatnya kegemaran iPod dan pasokan web (web feed) – Wikipedia Bahasa Indonesia.

Tambahkan feed podcast

Untuk menjalankan podcast di Rhythmbox yang kita butuhkan adalah alamat feed podcast itu, misalnya http://www.radiorodja.com/feed/podcast/. Cara menambahkan alamat podcast adalah dengan klik kanan podcast dan pilih “New Podcast Feed” dan isi dgn alamat feed podcast yang dituju.

Tutorial Menambahkan Saluran Radio Di Rhythmbox

Default saluran radio Rhythmbox adalah saluran luar negeri, bila ingin mendengar saluran radio lokal, kita dapat menambahkannya sendiri. Caranya adalah:

Klik kanan radio dan tambahkan url radio

Klik kanan pada radio dan tambahkan url radionya, misalnya “http://pramborsfm.com/_compile/playlist.m3u” tanpa tanda kutip.

Daftar sejumlah saluran radio online di Indonesia:

Prambors: Tempat Nak Muda Mangkal

http://pramborsfm.com/_compile/playlist.m3u

Radio Rodja: Saluran Tilawah dan Kajian Islam

Elshinta: News and Talk

http://www.elshinta.com/v2003a/elsh_streaming.asx

Rase FM Bandung

http://rase-fm.simaya.net.id:8200

Hard Rock FM:  Lifestyle Entertainment Station

mms://radio.vstreamer.com/hardrock – Jakarta
mms://202.148.11.104/hardrockfm – Surabaya

Elitra FM: Jogja’s Spirit

http://www.eltirafm.com/audio/stream/streamnew.m3u

Radio Sonora Surabaya – The Art of Information and Music Taste

http://www.sby.dnet.net.id/onlineradio/sonora.asx

Edit Title

http://www.elshinta.com/v2003a/elsh_streaming.asx

Agar mudah dikenali nama stasiunnya, maka beri keterangan, caranya dengan klik kanan (properties) stasiun radio yang dimaksud lalu edit Title dan Genre-nya.

Sampai disini dulu review dan tutorialnya kawan, semoga bermanfaat. 😀

2 comments November 25th, 2010

Konfigurasi Setelah Install Ubuntu 10.10 (Scene 2)

Posting kali ini merupakan lanjutan dari posting sebelumnya yaitu konfigurasi setelah install Ubuntu 10.10 (Scene 1). Pada bagian kedua dari artikel kali ini adalah membahas aplikasi pengganti dari aplikasi-aplikasi  yang biasa digunakan di Windows. Gunakan Ubuntu Software Center (USC), Synaptic Package Manager atau Terminal untuk menginstall aplikas-aplikasi di bawah ini.

1. Anti Virus

Di Windows ada AVG, Kaspersky sedang di Ubuntu ada ClamAV dan avast!. Install ClamAV (di USC bernama Virus Scanner).Install ClamAV

sudo apt-get install clamav clamtk

Jalankan melalui  Application – Accessories – Virus Scanner.

Install Avastwget http://files.avast.com/files/linux/avast4workstation_1.3.0-2_i386.deb && sudo dpkg -i avast4workstation_1.3.0-2_i386.deb

Jalankan Avast melalui Application – Accessories – avast! Antivirus.

2. Java

Java sangat penting untuk membuka aplikasi yang membutuhkan Java di browser. Misalnya bila kita akan upload foto di situs Facebook.Install Java

sudo apt-get install sun-java6-jre sun-java6-plugin equivs

3. Multimedia

Di Windows ada Windows Media Player, Real Player. Dengan Ubuntu multimedia dapat menggunakan VLC, MPlayer. Agar aplikasi multimedia dapat berjalan di Ubuntu, maka dibutuhkan banyak codec multimedia. Menginstall VLC dan MPlayer akan menginstall banyak codec multimedia.Install VLC dan MPlayer

sudo apt-get install vlc mplayer

Install Paket Yang Umum Digunakan
sudo apt-get install libxine1-ffmpeg gxine mencoder mpeg2dec vorbis-tools id3v2 mpg321 mpg123 libflac++6 ffmpeg libmp4v2-0 totem-mozilla icedax tagtool easytag id3tool lame nautilus-script-audio-convert libmad0 libjpeg-progs libquicktime1 flac faac faad sox ffmpeg2theora libmpeg2-4 uudeview flac libmpeg3-1 mpeg3-utils mpegdemux liba52-0.7.4-dev

Install Gstreamer
sudo apt-get install gstreamer0.10-ffmpeg gstreamer0.10-fluendo-mp3 gstreamer0.10-gnonlin gstreamer0.10-pitfdll gstreamer0.10-sdl gstreamer0.10-plugins-bad-multiverse gstreamer0.10-schroedinger gstreamer0.10-plugins-ugly-multiverse totem-gstreamer

Lebih Banyak Codec Multimedia

sudo apt-get install gstreamer-dbus-media-service gstreamer-tools ubuntu-restricted-extras

DVD Support

sudo apt-get install libdvdread4 && sudo /usr/share/doc/libdvdread4/./install-css.sh

Flash

sudo apt-get install gsfonts gsfonts-x11 flashplugin-nonfree

4. Atur Compiz Fusion

Untuk mengatur efek Compiz Fusion.Install Compiz Setting Manager

sudo apt-get install simple-ccsm

Untuk menjalankannya System > Preferences > Simple CompizConfig Settings Manager.

5. Jalankan Aplikasi Windows Dengan Wine

Wine merupakan software open source untuk menjalankan aplikasi Windows (file .exe) di Ubuntu.Install Wine

sudo apt-get install wine

Untuk tutorial menggunakan wine dapat mengunjungi artikel di sini.

6. Browser

Firefox 3.6.10 terpasang secara default di Ubuntu 10.10. Untuk Browser lainnya dapat menambahkannya melalui USC tersedia banyak pilihan browser. Rekomendasi saya adalah Chromium (versi linux untuk Google Chrome) dan Arora (browser ringan).

Install Chromiumsudo apt-get install chromium-browser chromium-browser-l10n

Install Arora

sudo apt-get install arora

7. Download Manager

Di Windows ada Free Download Manager, IDM. Di Ubuntu ada Multiget, Gwget, Uget.Install Multiget Gwget dan Uget

sudo apt-get install multiget gwget uget

Bagi yang menyukai Download Manager non-GUI, dapat menginstall Prozilla melalui cara di artikel saya yang di sini.

8. Email Client

Di Windows ada Microsoft Outlook, di Ubuntu dapat menggunakan Evolution atau Thunderbird. Evolution telah terinstall secara default di Ubuntu 10.10.

Install Thunderbird

sudo apt-get install thunderbird

Buka melalui Applications – Internet – Evolution Mail dan Applications – Internet – Thunderbird Mail/News.

9. Instant Messaging

Windows memiliki YM, MSN messenger, QQ, AIM, Gtalk, IRC. Sedang pada Ubuntu dapat menggunakan Pidgin, Emesene, Empathy. Empathy telah terinstall secara default di Ubuntu 10.10

Install Pidgin

sudo add-apt-repository ppa:pidgin-developers/ppa && sudo apt-get update
sudo apt-get install pidgin pidgin-data pidgin-lastfm pidgin-guifications msn-pecan pidgin-musictracker pidgin-plugin-pack pidgin-themes

Buka melalui Applications > Internet > Pidgin Internet Messenger.

Install Emesene (MSN Messenger)

sudo add-apt-repository ppa:bjfs/ppa && sudo apt-get update
sudo apt-get install emesene

Buka melalui Applications >  Internet > Emesene.

10. VOIP

Di Windows dapat memakai Skype, Ubuntu pun juga memiliki Skype.

Install Skype

sudo apt-get install skype

Jalankan melalui Applications ? Internet ? Skype.

11. PDF Reader

Seperti di Window, pada Ubuntu juga dapat menggunakan Adobe Reader dan Evince (default Pdf Reader).

Install Adobe PDF Reader

sudo apt-get install acroread

Jalankan melalui Applications ? Office ? Adobe Reader.

12. Music Player

Untuk menggantikan iTunes, Winamp dapat menggunakan Rhythmbox, Banshee, Amarok. Rhythmbox terinstall secara default di Ubuntu 10.10.

Install Banshee

sudo apt-get install banshee banshee-extension-ubuntuonemusicstore banshee-extension-appindicator banshee-extension-lyrics banshee-extension-mirage

Jalankan melalui Applications ? Sound & Video ? Banshee Media Player.

Install Amarok

sudo apt-get install amarok amarok-common

Jalankan melalui Applications ? Sound & Video ? Amarok.

13. Hard Disk Partitions Manager

Windows memiliki Symanted Partition Magic, Ubuntu dapat menggunakan Gparted (tersedia secara default di Ubuntu 10.10).

Install Gparted

sudo apt-get install gparted ntfsprogs menu ntfs-config

Jalankan melalui System ? Administration ? Partition Editor.

14. Vector Graphics Editor

Windows memiliki Adobe Illustrator. Di Ubuntu kita dapat memakai Inkscape.

Install Inkscape

sudo apt-get install inkscape

Jalankan melalui Applications ? Graphics ? Inkscape Vector Graphics Editor.

15. Image Editor

Adobe Photoshop sangat terkenal di Windows juga dengan Paint.net. Alternatif dari aplikasi ini di Ubuntu adalah GIMP dan Pinta.

Install GIMP

sudo add-apt-repository ppa:matthaeus123/mrw-gimp-svn && sudo apt-get update
sudo apt-get install gimp gimp-data gimp-plugin-registry gimp-data-extras

Jalankan melalui Applications ? Graphics ? GIMP Image Editor.

Install Pinta

sudo add-apt-repository ppa:moonlight-team/pinta && sudo apt-get update

sudo apt-get install pinta

Jalankan melalui Applications ? Graphics ? Pinta Image Editor.

16. 3D Graphics Design

Windows memiliki 3D Studio MAX, Alternatif untuk Ubuntu adalah Blender.

Install Blender

sudo apt-get install blender

Jalankan melalui Applications ? Graphics ? Blender (windowed).

17. Text Editor

Windows menggunakan Notepad, sedang di Ubuntu dapat menggunakan Gedit. Gedit terinstall secara default pada Ubuntu 10.10. Jalankan melalui Applications ? Accessories ? Text Editor.

18. Office

Windows dapat menggunakan Microsoft Office, sedang Ubuntu memiliki OpenOffice.

Install OpenOffice

sudo apt-get install openoffice.org

Jalankan melalui Applications ? Office.

19. Microsoft Visio

Aplikasi diagram seperti Microsoft Visio pada Ubuntu dapat menggunakan DIA.

Install DIA

sudo apt-get install dia

Jalankan DIA melalui Applications ? Graphics ? Dia Diagram Editor.

20. Microsoft Project

Microsoft Project di Ubuntu dapat digantikan oleh OpenProj.

Install OpenProj

wget http://nchc.dl.sourceforge.net/sourceforge/openproj/openproj_1.4-2.deb && sudo dpkg -i openproj_1.4-2.deb

Jalankan melalui Applications ? Office ? OpenProj.

21. Development IDE

Untuk menggantikan Dreamweaver di Windows, gunakan Quanta, Kompozer, NetBeans.

Install Quanta, Kompozer, dan NetBeans

sudo apt-get install quanta kompozer nvu netbeans

Jalankan melalui:

Applications ? Programming ? Quanta Plus
Applications ? Internet ? Kompozer
Applications ? Programming ? NetBeans IDE

22. Source Control Management

Di Windows menggunakan TortoiseSVN, dengan Ubuntu dapat menggunakan RabbitVCS.

Install RabbitVCS

sudo add-apt-repository ppa:rabbitvcs/ppa && sudo apt-get update
sudo apt-get install rabbitvcs-nautilus
killall nautilus

Buka dengan klik kanan pada folder/file untuk menjalankan RabbitVCS submenu.

23. Graphical FTP clients

Windows memiliki CuteFTP, SmartFTP, pada Ubuntu dapat menggunakan FileZilla.

Install FileZilla

sudo apt-get install filezilla filezilla-common

Jalankan melalui Applications ? Internet ? FileZilla FTP Client.

24. P2P Clients / Servers, File Sharing

Untuk Aplikasi Torrent Windows memiliki utorrent, azureus, emule. Di Ubuntu dapat menggunakan Transmission BitTorrent Clien yang tersedia secara default pada Ubuntu 10.10. Buka melalui Applications ? Internet ? Transmission BitTorrent Client. Azureus juga dapat diinstall di Ubuntu. Dalam menggunakan Azureus, pastikan sudah menginstall java.

Install Azureus

sudo apt-get install azureus

Jalankan melalui Applications ? Internet ? Azureus.

25. CD/DVD Burning Tool

Windows dapat menggunakan Nero, Roxio Easy CD Creator. Ubuntu memiliki Brasero dan K3b. Brasero terinstall secara default (Applications – Sound & Music – Brasero Disc Burner). Namun Burning tool terbaik di Ubuntu adalah K3b.

Install K3b

sudo apt-get install k3b k3b-data libk3b6

Jalankan melalui Applications ? Sound & Video ? K3B.

26. Konfigurasi Firewall

Bila peduli dengan keamanan komputer kita, Ubuntu memiliki aplikasi Firewall yakni GUFW.

Install GUFW

sudo apt-get install gufw

27. Ubuntu Tweak

Ubuntu Tweak memudahkan kita untuk melakukan konfigurasi setting Ubuntu kita, mulai dari install/uninstall aplikasi, membersihkan cache, melakukan setting compiz fusion, dll.

Install Ubuntu Tweak

sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-tweak-testing/ppa && sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-tweak

Jalankan melalui Applications ? System Tools ? Ubuntu Tweak.

28. App Runner

App Runner merupakan aplikasi yang memudahkan kita saat menjalankan program/executable/script di Ubuntu (dan distro linux lainnya).

Install App Runner

wget http://hacktolive.org/files/app_runner/App_Runner_0.2.deb && sudo dpkg -i App_Runner_0.2.deb

Lalu klik kanan pada file -> Scripts -> Run This App or Run This App (root).

3 comments November 24th, 2010

1928 Judul Skripsi Teknik Informatika

Barusan saya browsing nyari contoh soal Algoritma Genetika untuk ujian akhir semester besok, eh pas lagi nyari, ada ketemu posting tentang judul judul skripsi, dari blog http://zawa.blogsome.com

Berhubung saya sebentar lagi akan melaksanakan tugas akhir tak ada salahnya posting berikut di jadiin refrensi baik untuk saya maupun untuk teman teman sesama mahasiswa terutama jurusan Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, Teknik Elektro maupun jurusan-jurusan lain yang pendalaman minatnya mengarah ke dunia teknologi informasi / IT kadang untuk mendapatkan ide judul skripsi yang relevan dengan jurusan minatnya tersebut mungkin mengalami kesulitan. (more…)

15 comments June 14th, 2010

Konfigurasi Setelah Install Ubuntu 10.10 (Scene 1)

Ya, ini merupakan bagian terpenting untuk pemula yang baru mencoba ubuntu 10.10, sebelumnya saya sudah membahas review, download dan  cara install ubuntu. Pada posting ini saya menocoba membahas apa saja yang kita lakukan jika sudah menginstall OS UBuntu 10.10 ini.

Desktop Ubuntu 10.10

Desktop Ubuntu 10.10

Atur Repository Ubuntu

Buka Ubuntu Sofware Source (USC) terletak pada menu Aplications baris paling bawag. Edit – Software Sources. Pada tab pertama (Ubuntu Software) centang semua opsi repository. Dan pada Tab kedua (Other Sofware) centang opsi “Canonical Partners”. langkah pertama ini akan membuat Ubuntu memiliki sofware versi terbaru.

Beri tanda centang pada semua opsi pada tab Ubuntu Software

Bagi pengguna DVD repository Ubuntu 10.10 tambahkan repository melalui Ubuntu Sofware Center – Software Sources. Lalu pada tab Other Software klik “Add Volume” kemudian masukkan DVD repository Ubuntu 10.10.

Atur Visual Efek Ubuntu

Jalankan efek visual. Sebelumnya install dahulu driver kartu grafisnya melalui “System – Administration – Additional Drivers“. Biasanya Ubuntu memiliki kemampuan untuk mendeteksi kartu grafis yang kita miliki, namun bila tidak terdeteksi, silahkan lakukan konfigurasi secara manual (hardware configuration tool). Silahkan googling untuk mendapati cara konfigurasi secara manual bagi driver yang tidak/belum terdeteksi oleh Ubuntu.
System – Appreance Preferences – Visual Effect untuk aktifkan Compiz Fusion

Atur Font Ubuntu

System – Appreance Preferences – Fonts untuk mengatur ukuran font

Bila font terasa terlalu besar (ukuran 11) kita dapat merubahnya menjadi 9 atau 10 atau sesuai dengan keinginan kita. Caranya buka melalui System – Appreance Preferences dan pilih tab “Fonts”. Di sini kita juga dapat mengatur themes, background dan visual effects. Bagi yang telah menjalankan Langkah Kedua diatas, aktifkan efek visual di sini (pada tab Visual Effect).

Atur Search Engine Google

Klik kanan pada kotak search dan pilih “add to search bar”

Secara default, Ubuntu menggunakan Google Custom Search Engine dan bukan Google.co.id. Caranya pada Firefox install add-ons “Add to Search bar“. Kemudian kunjungi google.co.id (arahkan kursor) klik kanan pada “Google search text area” lalu klik “add to search bar”.

Beri nama Search Engine

Beri nama search engine tersebut, misalnya “Google Indonesia”.

Manage Search Engine

Selanjutnya pada search bar Firefox (klik kiri) pilih “Manage Search Engine”. Bila mau kita dapat menghapus (remove) Google Ubuntu Custom Search. Dan untuk memudahkan kita “Move Up” Google.co.id

Tambahkan Applet Pada Gnome Panel

Add to Panel

Tambahkan Applet pada Gnome Panel, caranya pada Gnome Panel klik kanan, lalu pilih “Add to Panel” tersedia banyak applet, dan favorit Waroeng Ubuntu adalah “Force Switch” suatu applet yang berguna untuk mematikan suatu aplikasi yang sedang berjalan secara paksa.

Tambahkan applet favorit pada top panel, misalnya Google Chrome, Kill Switch
Tambahkan applet favorit pada bottom panel, misalnya Gedit, Terminal, Synaptic

Install Ubuntu Restricted Extras

Bagi yang tidak memilih opsi download dan install aplikasi tambahan (seperti flash, java dan codec-codec multimedia) maka buka Ubuntu Software Center dan Install Ubuntu Restricted Extras. Atau jalankan melalui terminal “sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras”.

Install Medibuntu Repository

Medibuntu merupakan repository bagi aplikasi-aplikasi Ubuntu yang karena satu dan lain hal tidak dapat digabungkan ke Repository Utama Ubuntu, antara lain disebabkan karena masalah perbedaan Legalitas Sofware di sistem hukum masing-masing negara. Buka terminal dan salin perintah dibawah ini (ctrl+c untuk menyalin dan pada terminal tekan shift+ ctrl+v untuk mempaste).
sudo wget –output-document=/etc/apt/sources.list.d/medibuntu.list http://www.medibuntu.org/sources.list.d/$(lsb_release -cs).list && sudo apt-get –quiet update && sudo apt-get –yes –quiet –allow unauthenticated install medibuntu-keyring && sudo apt-get –quiet update

Juga jalankan perintah berikut:
sudo apt-get –yes install app-install-data-medibuntu apport-hooks-medibuntu

Perintah pertama untuk memunculkan aplikasi-aplikasi Medibuntu di Ubuntu Sofware Center sedang untuk perintah kedua berguna agar dapat melakukan “crash report” dan melaporkannya kepada Medibuntu Bugtracker.

Install GetDeb dan PlayDeb


GetDeb berguna untuk menambahkan aplikasi-aplikasi yang belum tersedia di repository Ubuntu, sedangkan PlayDeb adalah aplikasi untuk menambahkan jumlah software game di Ubuntu.
Tambahkan repository GetDeb di sini. Sedangkan untuk repository PlayDeb tambahkan di sini.

Install Aplikasi-Aplikasi Favorit

Cari dan tambahkan aplikasi-aplikasi yang kita butuhkan melalui Ubuntu Software Center, atau dapat menggunakan Synaptic Package Manager (System – Administration – Synaptic Package Manager).

3 comments November 24th, 2010

Beralihlah ke Ubuntu 10.10 : Review

Akhirnya setelah hampir satu bulan ubuntu mengeluarkan versi teranyarnya yaitu 10.10, saya baru sempat melakukan installasi pada lattop saya hari ini, padahal DVD iso ini telah satu bulan berada di kamar , yang merupakan hasil pemberian dari mas apang  (senior di lab. sisjarkom). Nevermind, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. ya gak??? 😀

Sebelumnya saya sudah installasi Ubuntu versi lama, baru sekarang sempat upgrade ke versi terbaru Ubuntu 10.10. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Operating Sytem Ubuntu 10.10, mari sama sama kita review dulu.

Review Ubuntu 10.10

Desktop Ubuntu 10.10

Desktop Ubuntu 10.10

Ubuntu 10.04
Ubuntu 10.10 telah dirilis oleh Canonical pada tanggal 10-10-10 jam 10.10. Perubahan apa saja yang ditawarkan Ubuntu selama 6 bulan ini?
Beberapa Perubahan Ubuntu 10.10
  1. Gnome menggunakan versi terbaru dari Gnome 2.32
  2. Sound Indicator telah ditingkatkan dengan adanya fitur music control
  3. Shotwell mengantikan F-Spot sebagai default Photo Manager
  4. Gwibber telah menyesuaikan dengan authentication system Twitter
  5. Ubuntu Software Center telah ditambahkan fitur “For Purchase”
Minimum Hardware Requirement
  • 700 MHz x86 processor
  • 256 MB RAM
  • 3 GB disk space
  • Graphics card capable of 1024 x 768 resolution
  • Sound card (opsional)Network or Internet connection (opsional)
Ada Opsi Download Aplikasi Pihak Ketiga
Untuk instalasi yang cepat jangan menggunakan koneksi internet saat sedang menginstall. Untuk melakukan update dan penambahan aplikasi pendukung dapat dilakukan setelah instalasi selesai. Namun bagi yang memiliki koneksi internet super kencang, saat instalasi pililah opsi Download Updates dan Install Software Pihak Ketiga (seperti Flash, Java, Mp3, Multimedia Codecs).

Ubiquity Slideshow
Saat proses instalasi Ubiquity menawarkan “rasa baru” yakni slideshow, penjelasan singkat Ubuntu beserta fitur-fiturnya. Kita dapat mengklik slideshow tanpa mengganggu proses instalasi.
Masalah Progress Berhenti Saat Instalasi
Bila proses instalasi berhenti saat progres 80% (ready when you are dan tidak bisa di skip), berikut solusinya klik tombol “back” lalu tulis ulang username-nya (semuanya musti lower case/huruf kecil semua).

Aplikasi Default Ubuntu 10.10

Games
AisleRiot Solitaire, gbrainy, Mahjongg, Mines, Quadrapassel
Graphics
OpenOffice.org Drawing, Shotwell Photo Manager, Simple Scan
Internet
Empathy IM, Evolution, Firefox, Gwibber, Remote Desktop Viewer, Terminal Server Client, Transmission BitTorrent Client
Multimedia
Brasero, Movie Player, Pitivi Video Editor, Rhythmbox Music Player, Sound Recorder
Office
OpenOffice.org, Evolution, Dictionary
Canonical merencanakan untuk menghapus Synaptic Package Manager pada edisi Ubuntu selanjutnya. Dan sebagai gantinya Canonical meningkatkan kemampuan Ubuntu Software Center (USC). USC kali ini memiliki fitur tambahan, yakni “Featured” dan “What’s New” kemudian “For Purchase”.
Fluendo DVD Player seharga $ 24,95
Di USC saat kita akan menginstall GIMP (sebagai contoh kasus) akan ada opsi tambahan yakni apakah akan juga menginstall plugin-pluginnya? Lalu untuk Fitur “For Purchase” baru tersedia dua software yakni Fluendo DVD Player ($24.95) dan Rick’s Wallpapers. Ke depan bukan tidak mungkin aplikasi semacam Adobe Photoshop (versi Linux ) akan ada untuk di jual melalui USC.
Sound Dan Multimedia
Di awal penginstalan ada opsi untuk mendownload dan menginstall aplikasi codecs multimedia (seperti Flash, Java, MP3). Bila tidak tersambung koneksi internet saat menginstall Ubuntu 10.10 maka codecs multimedia dapat diinstal melalui Ubuntu Software Center. Untuk aplikasi yang Restricted Format dapat menginstal melalui cara di Help Ubuntu.

Untuk masalah sound pastikan sound dalam keadaan unmute (klik mute/unmute di sound indicator).

Bagi yang memiliki ISO Ubuntu 10.10 pastikan dahulu Ubuntu MD5SUM benar sebelum membakar di CD. Untuk memeriksa MD5SUM dapat menggunakan K3B (merupakan aplikasi Burning Tool). Bagi pengguna OS non Ubuntu dapat memeriksa MD5SUM melalui cara di Ubuntu Help.

a8d8e24bf8b82b4302d074fcac380d65 ubuntu-10.10-alternate-amd64.iso
419ad8ee1bb76a49490f4a08b5be43f0 ubuntu-10.10-alternate-i386.iso
1b9df87e588451d2ca4643a036020410 ubuntu-10.10-desktop-amd64.iso
59d15a16ce90c8ee97fa7c211b7673a8 ubuntu-10.10-desktop-i386.iso
6877bf8d673b87ba9500b0ff879091d0 ubuntu-10.10-netbook-i386.iso
ab66a1d59a8d78e9ea8ef9b021d6574a ubuntu-10.10-server-amd64.iso
ce1cee108de737d7492e37069eed538e ubuntu-10.10-server-i386.iso
d1db1f93bb7486593b7d1ea023c0e3f8 wubi.exe

3 comments November 23rd, 2010


Mereka Berkata

Tags

Links

Arsip

Say Thanks

Terima kasih telah berkunjung. Mohon maaf apabila telat atau terlewat menjawab komentarnya. Lain kali mampir lagi ya.

Yang sedang mampir ...


Page Rank
PageRank



- Tanda tangan - © apvalentine.2008-2010.