FireStats error : Database error: Error establishing mySQL database connection:php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/students/public_html/wp-content/plugins/firestats/lib/ezsql/mysql/ez_sql_mysql.php on line 98

MySQL Version:
SQL Query:
INSERT DELAYED INTO `plugin_firestats_pending_data` ( `timestamp`, `site_id` , `user_id`, `url` , `referrer` , `useragent` , `ip` ) VALUES ( NOW(), 86, NULL , '', '', '', '' )

Website INBAPALA (Independent Balada Pecinta Alam) : Tugas Akhir Pemograman Web


R

abu 6 november 2009. Pada hari itu lah sebuah tugas akhir di berikan oleh seorang dosen muda Pak Mas Salhazan pengampu kuliahpemograman web, mulanya berniat memakai sebuah CMS semisal WP (WordPress) gitu, tapi setelah di pikir pikir kenapa gak nyoba bikin sistem yang sederhana aja, lagian sang dosen kayaknya ngak bakal setuju kalo make CMS. (more…)

1 comment January 13th, 2010

Pertemuan #1 Pemogramman Berorientasi Objek “PBO” : Tentang PBO

Bangun bangun, sahur sahur  “, rekan kerja teriak membangunkan ku untuk melaksanakan sahur, dengan mata yang berat dan  seolah olah tak mau beranjak dari tempat tidur ” sebenarnya cuma trik aja biar bisa di beliin (nitip maksudnya), ehe :D,..

Makanan datang, lansung ku lahap masakan padang  itu, setelah makan santai sejenak dan melanjutkan kerja ” gawe wartajazzstore.com” ( dah sebulan gak slese” jg bo’) 🙁 , gak kerasa jarum jam telah menunjuk angka 6.00, aku bersiap siap menuju kos untuk mandi pergi kuliah karena kuliah di mulai pukul 07.00, tepat jam 6.30 ku meninggalkan kantor “Scriptmedia“.

Hari ini kuliah perdana di semester III setelah libur hampir 1 bulan, kuliah perdana ini di isi dengan mata kuliah PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK “PBO” sebagai dosen pengampu Dr. Srikusuma Dewi S.Si. MT yang biasa di panggil “bu cici”, Dosen baik satu ini tak asing lagi bagi diri ku, karena di semester I yang lalu beliau menjadi dosen pengampu pada matakuliah Statistika dan Probabilitas “Stapro” dan allhamdullah dengan keikhlasan dan kebaikan beliau aku mendapat kan nilai yang sangat memuasakan pada mata kuliah Stapro .

Kuliah pun dimulai, berawal dari pengenal materi kuliah, rencana study, persentase nilai sampai masuk ke materi BAB I yaitu “TENTANG PBO”

Berikut materi yang ku dapatkan di pertemuan perdana kuliah Pemograman Berorientasi Objek :

Materi Materi Semester III mecakup :

  1. Paradigma PBO
  2. Class Object
  3. Overloading dan Overidding
  4. Polimorfisme
  5. Exception
  6. I/O Stream

Setelah menerangkan Cakupan Materi bu cicie membahas tentang rencana study PBO di Semester III

  1. Pembekalan Praktikum tanggal 9 September 2009
  2. UTS tanggal 2 sd 15 november 2009 ( Setelah 6 x Pertemuan)
  3. UAS tanggal 11 sd 25 Januari 2010 ( Setelah 7 x Pertemuan)

Persentase Nilai :

  1. Tugas 25 %
  2. UTS 30 %
  3. UAS 30 %
  4. Kehadiran dan Keaktifan 15 %

Introduction  pun slese masuk ke materi kuliah BAB I dengan Judul TENTANG PBO berikut sedikit materinya yang bisa tercacat di note kecil ku.

Perbedaan Pemograman Prosedural dengan Pemograman Berorientrasi Object “PP vs PBO”

Pemograman Prosedural

  1. Bersifat TOP-DOWN (dari program besar ke program kecil)
  2. Fungsi Fungsi dijalankan di komuputer
  3. Di pandang hanya dari sudut programmer

Guna Function : Agar terstruktur, Mudah medeteksi error dan efisien

Data Global : Data yang bisa di gunakan oleh semua fungsi, prosedur yang ada di pemograman

Pemograman Berorientrasi Object

  1. Bottom Up (Mulai dari program program yang kecil hingga program yang besar)
  2. Program Besar terdiri atas beberapa objek
  3. Struktur  data menjadi karakteristik object.
  4. Fungsi yang mengoperasikan data tergabung dalam objek yang sama.
  5. Objek objek dapat saling berkomunikasi

Karakter Pemograman Berorientasi Objek “PBO”

  1. Enkapsulasi
  2. Inheritas (Pewarisan) “Mewariskan Objek ke Sub Object”
  3. Polimorphisme ” 1 Interface banyak aksi”

Sekilas Tentang Java

  • Java (dalam bahasa indonesia jawa) 🙂 dikembangkan oleh Sun Microsystem
  • Tahun 1991 dengan nama OAK , Pada Tahun 1995 di ganti dengan nama JAVA
  • Bersifat Portable dan Independent pada platform
  • Dapat di tanamkan (Embedded) pada berbagai mesin
  • One to Anywhere

Kuliah Perdana cukup enjoy meskipun puasa tapi tetap semangat. 😀

Add comment September 2nd, 2009

Cara Mendebug Program C++



Tulisan posting ini dilatar belakangi oleh penugasan yang di berikan pada kuliah Algoritma dan Pemograman II, yakni tentang Debuging pada bahasa pemograman C++, tepatnya memakai software Codeblock,..

Program ini adalah program sederhana yang berjudul Menghitung volume tabung dengan menggunakan dua cara yaitu Prosedure dan Fungsi. berikut Algoritma dan Sintax program beserta cara debuging. Selamat menikmati, semoga bermanfaat dan menambah ilmu anda….

Prosedure dalam bentuk algoritma
Silahkan Download dulu Source Programnya klik disini

Proses debug prosedure Setelah semua statement dituliskan dalam IDE Code::Blocks, cursor diletakkan pada baris 13, kemudian tekan tombol F4. Isi setiap variabel dalam program utama terlihat pada window Watches, sebagaimana Gambar 1.

Gambar 1. Keadaan setiap variabel sebelum prosedur dipanggil ditunjukkan oleh window Watch
Untuk mengetahui proses perhitungan yang terjadi di dalam prosedur Jumlah, proses debug dapat dilanjutkan dengan menekan tombol shift-F7. Harga parameter masukan a dan b dapat diubah dengan tanda + pada bagian Function Arguments window Watches dan klik kanan masukan yang bersangkutan. Misalnya untuk mengubah masukan a agar menjadi 4, maka setelah klik kanan pilih menu Change value…, kemudian pada window Change variable’s value diisi dengan 4 dan tekan OK sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 2.


Gambar 2. Mengubah nilai parameter masukan a dengan klik-kanan ‘a’ di window Watches
kemudian pilih menu Change value..
.
Parameter masukan tinggi dapat diubah dengan cara yang sama. Proses debug dilanjutkan dengan menekan tombol F7. Tampak bahwa parameter keluaran luaAlas berharga 200 dan volume berharga 803,… sama dengan perkalian parameter jejari (=8) dan parameter tinggi(=4) sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 3.

Gambar 3. Setelah baris 7 dijalankan isi parameter keluaran ‘volume’ sama dengan hasil dari
parameter jejari dan tinggi.

Setelah prosedur Jumlah dipanggil nilai variabel hasil yang dijadikan parameter aktual untuk pemanggilan prosedur sama dengan nilai parameter keluaran prosedur volume (=803,…), sementara nilai parameter aktual a dan b tidak mengikuti perubahan parameter formal jejari dan tinggi sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar 4.

Gambar 4. Keadaan setiap variabel sesudah prosedur dipanggil ditunjukkan oleh window
Watches

Proses debug function
Setelah semua statement dituliskan dalam IDE Code::Blocks, cursor diletakkan pada baris 19, kemudian tekan tombol F4. Isi variabel y terlihat pada window Watches akan sama dengan 113,….. sebagaimana perhitungan dalam function volume (lihat Gambar 5).

Gambar 5. Fungsi Jumlah dipanggil dan harganya dimasukkan dalam variabel y.

Hasil akhir

1 comment March 24th, 2009

Program Matrik, Determinan Dan Vektor

Tugas Lagi Tugas Lagi,.. yah yang namanya kuliah mesti ada tugas , kali ini ada tugas membuat program matrik,determinan, dan vektor menggunakan bahasa C++, tepatnya memakai Software CodeBlock, pada mata kuliah Aljabar Linear & Matrik.

Silakan liat source kode programnya berikut ini

// *************************************************************
// PROGRAM MENGHITUNG MATRIK DETERMINAN //
// //
// Written by //
// Andwi Prima Valentine //
// 08523379 //
// //
// *************************************************************

#include

double determinan(int M[20][20],int n)
{
int baris,kolom;
int i,minor;
int det;
int subM[20][20];
if(n==2)
{
det = M[0][0]*M[1][1] – M[0][1]*M[1][0];
}
else
{
det = 0;
for (kolom=0; kolom<=(kolom-1); i++) { for (baris=1; baris<<“\n\n\t\t Determinan Matriks A[20][20] = \n\n”; for(int i=0;i<20;i++) j=”0;j<20;j++)” cout=””><<<“\n = “<

int A[20][20] ={{6,4,3,2,3,1,3,2,4,2,3,4,1,2,3,4,3,4,3,2},{4,3,5,3,4,2,3,2,3,1,2,1,1,1,1,2,3,2,3,3},
{1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,2,2,2,2,2,2,2,3},{3,2,1,3,2,1,3,2,1,3,2,1,3,2,1,3,2,1,3,2},
{2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,1,1,1,1,1},{3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,2},
{4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4},{1,2,3,1,2,3,1,2,3,1,2,3,1,2,3,1,2,3,1,2},
{2,2,2,2,1,1,1,1,1,3,3,3,3,3,3,1,1,1,1,1},{1,1,1,1,1,2,2,2,2,2,3,3,3,3,3,4,4,4,4,4},
{2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1},{1,1,1,1,1,1,1,1,1,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2},
{3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1},{1,1,1,1,1,1,1,1,1,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3},
{2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3},{3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2},
{4,4,4,4,4,4,4,2,2,2,2,2,2,2,1,1,1,1,1,1},{1,1,1,1,1,1,2,2,2,2,2,2,4,4,4,4,4,4,4,4},
{3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,2,2,2,2,1,1,1,1,1},{1,2,3,4,5,6,7,8,9,9,8,7,6,5,4,3,2,1,2,3}};
int B[20][20] ={{1,2,3,1,1,1,1,2,2,2,3,3,3,3,1,1,1,1,2,2},{2,2,2,1,1,1,1,2,2,2,1,1,1,2,2,2,1,1,2,2},
{2,2,2,2,1,1,1,1,2,2,2,3,3,3,3,1,1,1,2,2},{1,1,1,1,2,2,2,3,4,3,2,2,1,2,3,4,5,2,3,2},
{3,3,3,3,2,2,2,2,1,1,1,2,2,2,2,3,3,3,2,2},{1,1,1,1,2,2,2,2,3,3,3,3,4,4,4,4,5,5,5,5},
{5,5,5,5,5,5,5,5,5,1,1,1,1,1,1,1,1,1,2,2},{2,2,2,2,2,1,1,1,1,1,1,1,4,4,4,4,4,4,4,4},
{3,3,3,3,3,4,4,4,4,4,4,5,5,5,5,5,5,6,6,6},{4,4,4,4,4,4,4,4,2,2,2,2,2,2,2,2,1,1,1,1},
{3,3,3,3,3,3,3,2,2,2,2,2,3,3,3,3,4,4,4,4},{7,7,7,7,7,7,7,7,6,6,6,6,3,3,3,3,2,2,2,2},
{6,6,6,6,5,5,5,5,5,4,4,4,4,3,3,3,3,2,2,2},{4,4,4,4,4,3,3,3,3,3,2,2,2,3,3,3,2,2,2,2},
{4,4,4,4,4,4,4,3,3,3,3,2,2,2,2,1,1,1,1,1},{1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1},
{2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2,2},{3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3,3},
{4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4,4},{5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5,5}};
int C[20][20] = {};

int main()
{
for(int i=0;i<20;i++) j=”0;j<20;j++)” k=”0;k<20;k++)” i=”0;i<20;i++)” k=”0;k<20;k++)” cout=””><
#include
#include
#include

int x = 100,x2 = 300,x3 = 300,x4 = 230;
int y = 200,y2 = 200,y3 = 150,y4 = 120;
int z = 20,z2 = 30,z3 = 40,z4 = 60;

void grafik()
{
int gd=DETECT,gm;
initgraph(&gd,&gm,””);

setcolor(BLUE);
outtextxy(150,20,”Gambar Tetrahedron”);
line(x,y,x2,y2);
line(x,y,x4,y4);
line(x2,y2,x3,y3);
line(x2,y2,x4,y4);
line(x3,y3,x4,y4);
for(int i=200;i>=150;i-=2)
{
putpixel(900+(-4*i),i,BLUE);
}

delay(2000);

}

int main()
{
int Xvek1,Yvek1,Zvek1,Xvek2,Yvek2,Zvek2,Xvek3,Yvek3,Zvek3,vol_tetra;
float kalivek12,kalivek13,kalivek23,sudut_vek1,sudut_vek2,sudut_vek3;
int panjangvek1,panjangvek2,panjangvek3;
Xvek1 = x2-x;
Yvek1 = y2-y;
Zvek1 = z2-z;
Xvek2 = x3-x;
Yvek2 = y3-y;
Zvek2 = z3-z;
Xvek3 = x4-x;
Yvek3 = y4-y;
Zvek3 = z4-z;
panjangvek1 = sqrt(pow(Xvek1,2) + pow(Yvek1,2) + pow(Zvek1,2));
panjangvek2 = sqrt(pow(Xvek2,2) + pow(Yvek2,2) + pow(Zvek2,2));
panjangvek3 = sqrt(pow(Xvek3,2) + pow(Yvek3,2) + pow(Zvek3,2));
kalivek12 = Xvek1*Xvek2 + Yvek1*Yvek2 + Zvek1*Zvek2;
kalivek13 = Xvek1*Xvek3 + Yvek1*Yvek3 + Zvek1*Zvek3;
kalivek23 = Xvek2*Xvek3 + Yvek2*Yvek3 + Zvek2*Zvek3;

vol_tetra = Xvek1*Yvek2*Zvek3 + Yvek1*Zvek2*Xvek3 + Zvek1*Xvek2*Yvek3 –
Zvek1*Yvek2*Xvek3 – Yvek1*Xvek2*Zvek3 – Xvek1*Zvek2*Yvek3;
sudut_vek1 = (acos(kalivek12/(panjangvek1*panjangvek2))/3.14)*180;
sudut_vek2 = (acos(kalivek13/(panjangvek1*panjangvek3))/3.14)*180;
sudut_vek3 = (acos(kalivek23/(panjangvek2*panjangvek3))/3.14)*180;

cout<<“Panjang vektor1 dengan titik(“<<<“,”<<<“,”<<<“) = “<
<<<“Panjang vektor2 dengan titik(“<<<“,”<<<“,”<<<“) = “<
<<<“Panjang vektor3 dengan titik(“<<<“,”<<<“,”<<<“) = “<
<<<<“Sudut antara vektor1 dan vektor2 = “<<<(char)248<<<“Sudut antara vektor1 dan vektor3 = “<<<(char)248<<<“Sudut antara vektor2 dan vektor3 = “<<<(char)248<<<<“Volume Tetrahedron = “<<<<“\n\n\nTetrahedron akan muncul setelah 2 detik, beware!!”; delay(2000); grafik(); return 0; }

8 comments March 21st, 2009


Mereka Berkata

Tags

Links

Arsip

Say Thanks

Terima kasih telah berkunjung. Mohon maaf apabila telat atau terlewat menjawab komentarnya. Lain kali mampir lagi ya.

Yang sedang mampir ...


Page Rank
PageRank



- Tanda tangan - © apvalentine.2008-2010.