Tips membuat CV / Daftar Riwayat Hidup

February 2nd, 2010

Barusan salah satu teman FB yang juga merupakan teman satu angkatan Informatika, menanyakan kepada saya dengan nada sbb “vallen, kamu bisa bikin surat lamaran kerja ma cv gak? ajarin dong,. :D”, gak tau kenapa dia malah nanya hal ini kepada ku, mungkin karna  “itu” kali ya,. :)

Lansung saya ke pokok permasalahan, berikut tips untuk teman teman yang ingin membuat Curiculum Vitae atau di singkat SV atau juga dalam bahasa indonesia daftar riwayat hidup:

  1. Gunakan kertas putih polos

    CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).

  2. Status perkawinan

    Cantumkan status perkawinan (single, married, atau divorced).

  3. Foto terbaru

    Lampirkan pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (jas lengkap dengan dasi).

  4. Referensi

    Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).

  5. Pekerjaan yang diinginkan

    Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. Tuliskan saja spesialisasi anda.

  6. Format standar surat resmi

    Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Times New Roman.

  7. Pengalaman kerja

    Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut pangkat dan jabatannya.

  8. Pengalaman lain yang menunjang

    Cantumkan pengalaman atau organisasi yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat ketua senat tidak perlu dicantumkan.

  9. Identitas

    Cantumkan identitas anda dengan jelas.

Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi.

Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras, umur, status maupun agama. Sedangkan di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras.

Entry Filed under: Kantor,Kerja,Kerja Keras Adalah energi kita,Pekerjaan,Tips

2 Comments Add your own

  • 1. Nova Imoet INDONESIA Windows XP Mozilla Firefox 3.0.17  |  February 2nd, 2010 at 6:03 pm

    yang penting berdoa dan berusaha…

    Reply : bner bgt , makasih tambahan tipsnya mba nova,… :D

  • 2. noe INDONESIA Windows XP Mozilla 1.9.2.6  |  July 7th, 2010 at 7:31 pm

    lumayan buat nambah2in referensi nih…..

    Reply : oke bro,. thanks dah berkunjung :D

Leave a Comment

Required

Required, hidden

*

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Hello my friends we meet again, welcome to this place, i'ill show you every little thing, blog ini berisi sebuah catatan mahasiswa IT Universitas Islam Indonesia, serta sedikit informasi sederhana yang mungkin bisa bermanfaat.

Kunjungi Juga Blog Baru Saya

. Selengkapnya...

Feature

Mereka Berkata

Tags

Links

Arsip

Say Thanks

Terima kasih telah berkunjung. Mohon maaf apabila telat atau terlewat menjawab komentarnya. Lain kali mampir lagi ya.

Yang sedang mampir ...


Page Rank
PageRank



- Tanda tangan - © apvalentine.2008-2010.